Date Time Today

Pengunjung
aniglobe  1 Online
viewer  2118 Page Hits
visitor  16177 Total Pengunjung
Kalender
Tags Cloud
Peraturan / Referensi
2014
12Jan

Pengadaan Pekerjaan Konstruksi


Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya.

A. Metode Pemilihan :

  1. Pelelangan
    • Pelelangan Umum.
      Pada prinsipnya pengadaan menggunakan metode Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi.
    • Pelelangan Terbatas.
      Dilakukan utnuk Pengadaan pekerjaan konstruksi yang bersifat kompleks dan diyakini jumlah penyedianya terbatas.
  2. Pemilihan Langsung.
    Dapat dilakukan untuk pengadaan pekerjaan konstruksi yang tidak kompleks dan bernilai paling tinggi Rp5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).
  3. Penunjukan Langsung.
    Dapat dilakukan dalam hal :
    1. keadaan tertentu; dan/atau;
    2. pengadaan pekerjaan konstruksi yang bersifat khusus.

    Kriteria keadaan tertentu meliputi :
    1. penanganan darurat yang tidak bisa direncanakan sebelumnya dan waktu penyelesaian pekerjaannya harus segera/tidak dapat ditunda untuk :
      1. pertahanan negara;
      2. keamanan dan ketertiban masyarakat;
      3. keselamatan/perlindungan masyarakat yang pelaksanaan pekerjaannya tidak dapat ditunda/ harus dilakukan segera, termasuk :
        1. akibat bencana alam dan/atau bencana non alam dan/atau bencana sosial;
        2. dalam rangka pencegahan bencana;dan/atau
        3. akibat kerusakan sarana/prasarana yang dapat menghentikan kegiatan pelayanan publik.
    2. pekerjaan penyelenggaraan penyiapan konferensi yang mendadak untuk menindaklanjuti komitmen internasional dan dihadiri oleh Presiden/Wakil Presiden;
    3. kegiatan menyangkut pertahanan negara yang ditetapkan oleh Menteri Pertahanan serta kegiatan yang menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat yang ditetapkan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia;
    4. kegiatan bersifat rahasia untuk kepentingan intelijen dan/atau perlindungan saksi sesuai dengan tugas yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan; atau
    5. Pekerjaan konstruksi yang spesifik dan hanya dapat dilaksanakan oleh 1 (satu) Penyedia Barang/Jasa Lainnya karena 1 (satu) pabrikan, 1 (satu) pemegang hak paten, atau pihak yang telah mendapat izin dari pemegang hak paten, atau pihak yang menjadi pemenang pelelangan untuk mendapatkan izin dari pemerintah.

    Kriteria pekerjaan konstruksi yang bersifat khusus meliputi :
    1. Pekerjaan Konstruksi bangunan yang merupakan satu kesatuan sistem konstruksi dan satu kesatuan tanggung jawab atas risiko kegagalan bangunan yang secara keseluruhan tidak dapat direncanakan/ diperhitungkan sebelumnya (unforeseen condition);
    2. Pekerjaan Konstruksi yang bersifat kompleks yang hanya dapat dilaksanakan dengan penggunaan teknologi khusus dan hanya ada 1 (satu) Penyedia yang mampu;
    3. Pekerjaan pengadaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum di lingkungan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang dilaksanakan oleh pengembang/developer yang bersangkutan.
  4. Pengadaan Langsung
    Dapat dilakukan terhadap pengadaan yang bernilai sampai dengan Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dengan ketentuan sebagai berikut :
    1. merupakan kebutuhan operasional K/L/D/I (kebutuhan rutin K/L/D/I dan tidak menambah aset atau kekayaan K/L/D/I);
    2. teknologi sederhana;
    3. risiko kecil; dan/atau
    4. dilaksanakan oleh Penyedia orang perseorangan dan/atau badan Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecilkecil, kecuali untuk paket pekerjaan yang menuntut kompetensi teknis yang tidak dapat dipenuhi oleh Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan koperasi kecil.
    5. Pengadaan Langsung dilaksanakan berdasarkan harga yang berlaku di pasar kepada Penyedia Pekerjaan Konstruksi.

    B. Metode Pemasukan Dokumen :

    1. Satu Sampul
    2. Digunakan untuk pengadaan pekerjaan konstruksi yang spesifikasi teknis atau volumenya dapat dinyatakan secara jelas dalam Dokumen Pengadaan.
    3. Dua Sampul
      1. Digunakan untuk Pekerjaan Konstruksi yang menggunakan evaluasi sistem nilai atau sistem biaya selama umur ekonomis.
      2. Pekerjaan bersifat kompleks sehingga diperlukan evaluasi teknis yang lebih mendalam.
    4. Dua Tahap
    5. Digunakan untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi yang memiliki karakteristik sebagai berikut :
      1. Pekerjaan bersifat kompleks;
      2. memenuhi kriteria kinerja tertentu dari keseluruhan sistem, termasuk pertimbangan kemudahan atau efisiensi pengoperasian dan pemeliharan peralatannya;
      3. mempunyai beberapa alternatif penggunaan sistem dan desain penerapan teknologi yang berbeda;
      4. membutuhkan waktu evaluasi teknis yang lama; dan/atau
      5. membutuhkan penyetaraan teknis.

    C. Metode Evaluasi :

    1. Sistem Gugur
    2. Metode evaluasi penawaran untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi pada prinsipnya menggunakan penilaian sistem gugur.
    3. Sistem Nilai
    4. Evaluasi sistem nilai digunakan untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi yang memperhitungkan keunggulan teknis sepadan dengan harga, mengingat penawaran harga sangat dipengaruhi oleh kualitas teknis.
      Sistem nilai dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut :
      1. besaran bobot biaya antara 70% (tujuh puluh perseratus) sampai dengan 90% (sembilan puluh perseratus) dari total bobot keseluruhan;
      2. unsur yang dinilai harus bersifat kuantitatif atau yang dapat dikuantifikasikan; dan
      3. tata cara dan kriteria penilaian harus dicantumkan dengan jelas dan rinci dalam Dokumen Pengadaan.
    5. Sistem penilaian biaya selama umur ekonomis
    6. Evaluasi sistem penilaian biaya selama umur ekonomis digunakan untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi yang memperhitungkan faktor-faktor umur ekonomis, harga, biaya operasional, biaya pemeliharaan, dan jangka waktu operasi tertentu.

    D. Kualifikasi :

    1. Prakualifikasi
    2. Digunakan untuk :
      1. Pemilihan Penyedia Pekerjaan Konstruksi yang bersifat kompleks melalui Pelelangan Umum.
      2. Pemilihan Penyedia Pekerjaan Konstruksi yang menggunakan Metode Penunjukan Langsung, kecuali untuk penanganan darurat.
      3. Pemilihan Penyedia melalui Pengadaan Langsung.

      Penilaian kualifikasi menggunakan Sistem Gugur.

    3. Pascakualifikasi
      1. Pelelangan Umum, kecuali Pelelangan Umum untuk Pekerjaan Kompleks;
      2. Pelelangan Sederhana/Pemilihan Langsung;
      3. Penilaian kualifikasi menggunakan Sistem Gugur.

    E. Tahapan Pemilihan Penyedia :

    1. Pelelangan Umum / Pelelangan Terbatas (dengan Prakualifikasi metode Dua Sampul)
    Click
    1) pengumuman dan/atau undangan prakualifikasi;
    2) pendaftaran dan pengambilan Dokumen Kualifikasi;
    3) pemasukan dan evaluasi Dokumen Kualifikasi;
    4) pembuktian kualifikasi;
    5) penetapan hasil kualifikasi;
    6) pengumuman hasil kualifikasi;
    7) sanggahan kualifikasi;
    8) undangan;
    9) pengambilan Dokumen Pemilihan;
    10) pemberian penjelasan;
    11) pemasukan Dokumen Penawaran;
    12) pembukaan Dokumen Penawaran sampul I;
    13) evaluasi Dokumen Penawaran sampul I;
    14) pemberitahuan dan pengumuman peserta yang lulus evaluasi sampul I;
    15) pembukaan Dokumen Penawaran sampul II;
    16) evaluasi Dokumen Penawaran sampul II;
    17) pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan;
    18) penetapan pemenang;
    19) pengumuman pemenang;
    20) sanggahan; dan
    21) sanggahan banding (apabila diperlukan).


    2. Pelelangan Umum / Pelelangan Terbatas (dengan prakualifikasi metode Dua Tahap)
    Click
    1) pengumuman prakualifikasi dan/atau undangan prakualifikasi;
    2) pendaftaran dan pengambilan Dokumen Kualifikasi;
    3) pemasukan dan evaluasi Dokumen Kualifikasi;
    4) pembuktian kualifikasi;
    5) penetapan hasil kualifikasi;
    6) pengumuman hasil kualifikasi;
    7) sanggahan kualifikasi;
    8) undangan;
    9) pengambilan Dokumen Pemilihan;
    10) pemberian penjelasan;
    11) pemasukan Dokumen Penawaran tahap I;
    12) pembukaan Dokumen Penawaran tahap I;
    13) evaluasi Dokumen Penawaran tahap I;
    14) melakukan penyetaraan teknis apabila diperlukan, kecuali untuk metode evaluasi sistem nilai;
    15) penetapan peserta yang lulus evaluasi tahap I;
    16) pemberitahuan dan pengumuman peserta yang lulus evaluasi tahap I;
    17) pemasukan Dokumen Penawaran tahap II;
    18) pembukaan Dokumen Penawaran tahap II;
    19) evaluasi Dokumen Penawaran tahap II;
    20) pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan;
    21) penetapan pemenang;
    22) pengumuman pemenang;
    23) sanggahan; dan
    24) sanggahan banding (apabila diperlukan).

    3. Pelelangan Umum / Pelelangan Terbatas (dengan prakualifikasi metode Satu Sampul)
    Click
    1) pengumuman dan/atau undangan prakualifikasi;
    2) pendaftaran dan pengambilan Dokumen Kualifikasi;
    3) pemasukan dan evaluasi Dokumen Kualifikasi;
    4) pembuktian kualifikasi;
    5) penetapan hasil kualifikasi;
    6) pengumuman hasil kualifikasi;
    7) sanggahan kualifikasi;
    8) undangan;
    9) pengambilan Dokumen Pemilihan;
    10) pemberian penjelasan;
    11) pemasukan Dokumen Penawaran;
    12) pembukaan Dokumen Penawaran;
    13) evaluasi Dokumen Penawaran;
    14) pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan;
    15) penetapan pemenang;
    16) pengumuman pemenang;
    17) sanggahan; dan
    18) sanggahan banding (apabila diperlukan).


    4. Pelelangan Umum (dengan Pascakualifikasi metode Satu Sampul)
    Click
    1) pengumuman;
    2) pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan;
    3) pemberian penjelasan;
    4) pemasukan Dokumen Penawaran;
    5) pembukaan Dokumen Penawaran;
    6) evaluasi penawaran;
    7) evaluasi kualifikasi;
    8) pembuktian kualifikasi;
    9) pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan;
    10) penetapan pemenang;
    11) pengumuman pemenang;
    12) sanggahan; dan
    13) Sanggahan Banding (apabila diperlukan).

    5. Pelelangan Umum (dengan Pascakualifikasi metode Dua Sampul)
    Click
    1) pengumuman;
    2) pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan;
    3) pemberian penjelasan;
    4) pemasukan Dokumen Penawaran;
    5) pembukaan Dokumen Penawaran sampul I;
    6) evaluasi Dokumen Penawaran sampul I;
    7) pemberitahuan dan pengumuman peserta yang lulus evaluasi sampul I;
    8) pembukaan Dokumen Penawaran sampul II;
    9) pembukaan Dokumen Penawaran sampul II;
    10) pembuktian kualifikasi;
    11) pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan;
    12) penetapan pemenang;
    13) pengumuman pemenang;
    14) sanggahan; dan
    15) sanggahan banding (apabila diperlukan).

    6. Pemilihan Langsung
    Click
    1) pengumuman;
    2) pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan;
    3) pemberian penjelasan;
    4) pemasukan Dokumen Penawaran;
    5) pembukaan Dokumen Penawaran;
    6) evaluasi penawaran;
    7) evaluasi kualifikasi;
    8) pembuktian kualifikasi;
    9) pembuatan Berita Acara Hasil Pelelangan;
    10) penetapan pemenang;
    11) pengumuman pemenang;
    12) sanggahan; dan
    13) sanggahan banding (apabila diperlukan).


    7. Penunjukan Langsung bukan untuk penanganan darurat
    Click
    1) undangan kepada peserta terpilih dilampiri Dokumen Pengadaan;
    2) pemasukan Dokumen Kualifikasi;
    3) evaluasi kualifikasi;
    4) pembuktian kualifikasi;
    5) pemberian penjelasan;
    6) pemasukan Dokumen Penawaran;
    7) evaluasi penawaran serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan harga;
    8) penyusunan Berita Acara Hasil Penunjukan Langsung;
    9) penetapan Penyedia;
    10) pengumuman Penyedia.


    8. Pengadaan Langsung
    Click
    1. Pembelian/pembayaran langsung kepada Penyedia untuk Pengadaan Barang yang menggunakan bukti pembelian dan kuitansi;
    2. Permintaan penawaran yang disertai dengan klarifikasi serta negosiasi teknis dan harga kepada Penyedia untuk Pengadaan Langsung yang menggunakan SPK.



    F. Ketetapan Waktu Pemilihan :
    1. Pelelangan Umum dengan prakualifikasi dan Pelelangan Terbatas
    Click
    1. penayangan pengumuman prakualifikasi paling kurang 7 (tujuh) hari kerja;
    2. pendaftaran dan pengambilan Dokumen Kualifikasi dimulai sejak tanggal pengumuman sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi;
    3. batas akhir pemasukan Dokumen Kualifikasi paling kurang 3 (tiga) hari kerja setelah berakhirnya penayangan pengumuman kualifikasi;
    4. masa sanggahan terhadap hasil kualifikasi dilakukan selama 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman hasil kualifikasi dan tidak ada sanggahan banding;
    5. undangan Pelelangan kepada peserta yang lulus kualifikasi disampaikan 1 (satu) hari kerja setelah selesainya masa sanggahan;
    6. pengambilan Dokumen Pemilihan dilakukan sejak dikeluarkannya undangan Pelelangan sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Penawaran;
    7. pemberian penjelasan dilaksanakan paling cepat 3 (tiga) hari kerja sejak tanggal undangan Pelelangan;
    8. pemasukan Dokumen Penawaran dimulai 1 (satu) hari kerja setelah pemberian penjelasan sampai dengan paling kurang 7 (tujuh) hari kerja setelah ditandatanganinya Berita Acara Pemberian Penjelasan;
    9. masa sanggahan terhadap hasil Pelelangan selama 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman hasil Pelelangan dan masa sanggahan banding selama 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan;
    10. dalam hal PPK menyetujui penetapan pemenang lelang, Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang Pelelangan apabila tidak ada sanggahan, atau setelah sanggahan dijawab dalam hal tidak ada sanggahan banding, atau paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Kelompok Kerja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) kepada PPK untuk Seleksi Umum;
    11. dalam hal sanggahan banding tidak diterima, SPPBJ pada Pelelangan Umum diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah adanya jawaban sanggahan banding dari Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi atau diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Kelompok Kerja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK untuk Seleksi Umum; dan
    12. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.
    13. Pengaturan jadwal/waktu diluar proses sebagaimana nonor 1 sampai dengan 12, diserahkan sepenuhnya kepada Kelompok Kerja ULP.


    2. Pelelangan Umum dengan Pascakualifikasi
    Click
    1. penayangan pengumuman dilaksanakan paling kurang 7 (tujuh) hari kerja;
    2. pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan (Dokumen Kualifikasi dan Dokumen Pemilihan) dimulai sejak tanggal pengumuman sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Penawaran;
    3. pemberian penjelasan dilaksanakan paling cepat 3 (tiga) hari kerja sejak tanggal pengumuman;
    4. pemasukan Dokumen Penawaran dimulai 1 (satu) hari kerja setelah pemberian penjelasan;
    5. batas akhir pemasukan Dokumen Penawaran paling kurang 2 (dua) hari kerja setelah penjelasan dengan memperhitungkan waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan Dokumen Penawaran sesuai dengan jenis, kompleksitas, dan lokasi pekerjaan;
    6. evaluasi penawaran dapat dilakukan sesuai dengan: 1) waktu yang diperlukan; atau 2) jenis dan kompleksitas pekerjaan;
    7. masa sanggahan terhadap hasil pelelangan/seleksi selama 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman hasil Pelelangan/Seleksi dan masa sanggahan banding selama 5 (lima) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan;
    8. dalam hal PPK menyetujui penetapan pemenang Pelelangan, SPPBJ diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang Pelelangan apabila tidak ada sanggahan, atau setelah sanggahan dijawab dalam hal tidak ada sanggahan banding, atau paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Kelompok Kerja ULP menyampaikan Berita Acara Hasil Seleksi (BAHS) kepada PPK untuk Seleksi Umum;
    9. dalam hal sanggahan banding tidak diterima, SPPBJ pada Pelelangan Umum diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah adanya jawaban sanggahan banding dari Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi atau diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah Kelompok Kerja ULP menyampaikan BAHS kepada PPK untuk Seleksi Umum; dan
    10. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.
    11. Pengaturan jadwal/waktu diluar proses sebagaimana dimaksud nomor 1 sampai dengan 10, diserahkan sepenuhnya kepada Kelompok Kerja ULP.


    3. Pemilihan Langsung
    Click
    1. penayangan pengumuman dilakukan paling kurang 4 (empat) hari kerja;
    2. pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan dimulai sejak tanggal pengumuman sampai dengan 1 (satu) hari kerja sebelum batas akhir pemasukan Dokumen Penawaran;
    3. pemberian penjelasan dilaksanakan paling cepat 3 (tiga) hari kerja sejak tanggal pengumuman;
    4. pemasukan Dokumen Penawaran dimulai 1 (satu) hari kerja setelah pemberian penjelasan sampai dengan paling kurang 2 (dua) hari kerja setelah ditandatanganinya Berita Acara Pemberian Penjelasan;
    5. masa sanggahan terhadap hasil Pelelangan/Seleksi Sederhana Perorangan selama 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman hasil Pelelangan/Seleksi Sederhana Perorangan dan masa sanggahan banding selama 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan;
    6. SPPBJ diterbitkan paling lambat 4 (empat) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang Pelelangan Sederhana atau Pemilihan Langsung apabila tidak ada sanggahan, atau setelah sanggahan dijawab dalam hal tidak ada sanggahan banding;
    7. dalam hal Sanggahan Banding tidak diterima, SPPBJ pada Pelelangan Sederhana atau Pemilihan Langsung diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah adanya jawaban Sanggahan Banding dari Menteri/Pimpinan Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi;
    8. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.


    4. Penunjukan Langsung
    Click
      Penyusunan jadwal pelaksanaan Penunjukan Langsung diserahkan kepada Kelompok Kerja ULP/Pejabat Pengadaan.


    G. Contoh Jadwal Pemilihan Penyedia :

    1. Pelelangan Umum/Pelelangan Terbatas (Prakualifikasi Metode Satu Sampul)
    Preview
    Download
    2. Pelelangan Umum(Pascakualifikasi Metode Satu Sampul)
    Preview
    Download
    3. Pemilihan Langsung
    Preview
    Download
    4. Penunjukan Langsung (bukan untuk penanganan darurat)
    Preview
    Download
    5. Pengadaan Langsung (menggunakan SPK)
    Preview
    Download

Form Kontak

  • Kode tidak terbaca ? Refresh

Reset Cancel Kirim



Lihat Daftar Kontak
Nama : Drs. Triyono
Tempat Tanggal Lahir : Jambi, 4 Januari 1973
Pekerjaan : PNS
Pendidikan : S-1 Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta Tahun 2001
Alamat : Kota Jambi
Ingin berbagi dengan menuangkan sedikit pengetahuan dan pengalaman saya yang selama ±10 tahun pernah berkecimpung dalam pengadaan, menginformasikan sumber, peraturan dan lain-lain serta sharing seputar pengadaan (inform and share), mudah-mudahan dapat memberikan arti bagi saya dan teman-teman yang mungkin kebetulan mampir di websiteku yang sangat sederhana ini.
bersalaman
Shout Box
21/02/2014 | 20:02:58

M. Sidiq : Testing Chating
21/02/2014 | 20:02:33

Ahmad : Shout Box vs Chat
21/02/2014 | 20:02:30

M. Bedul : Shout Shout Shout Shout Shout Shout Shout
01/01/2015 | 16:01:20

Juragan : Test
10/05/2015 | 03:05:46

donny : ok gan..nice blog
30/08/2016 | 06:08:55

nurma : test
31/07/2017 | 02:07:31

memet : shout
27/10/2017 | 03:10:13

juned : ok

Nama
Pass
Pesan



Pass : 123